Perbaiki SDN Jawa 5, Disdik Berharap Bantuan Pusat

MARTAPURA – SDN Jawa 5 masih menunggu bantuan Kemendikbud Pusat melalui Dirjen Pembinaan Sekolah Dasar. Beberapa waktu lalu, tim verifikator pusat Ismet sempat mendatangi sekolah itu.

Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Sekolah Dasar Kabupaten Banjar, Sakti Nugroho, ST. mengatakan, hasil dari investigasi dan kunjungan itu terdapat empat ruangan kelas di bagian atas yang terbakar. Termasuk ruangan kelas di bawahnya (plafon dan lantai kelas terkena dampak dari kebakaran).

”Rehabilitasi yang dilakukan termasuk kategori berat, hampir ke total. Ini juga sambil menunggu tim tata kelola yang ditunjuk oleh SMKN 1 Gambut selaku utusan perencanaan dan pengawasan yang akan merehabilitasi SDN Jawa 5 pasca kebakaran,” ujarnya.

Sakti melanjutkan, pihaknya mengharapkan kerja sama dari pihak SMKN 1 Gambut dan SDN Jawa 5, bersama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar beserta Kemendikbud Pusat bisa terjalin dengan baik dan lancar.

Perkembangan hingga saat ini terkait rehabilitasi bangunan SDN Jawa 5 yang terbakar sudah dalam tahap perencanaan gambar, perencanaan biaya, hingga dari sisi teknis lainnya. Tinggal menunggu surat keterangan penerima bantuan diterbitkan kemudian mengeksekusi perencanaan tersebut.  ”Kami berharap hal itu bisa segera direalisasikan secepatnya,” ucap Sakti singkat.

- iklan -

Terkait dana bantuan dari daerah, Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Sekolah Dasar sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Sakti menyampaikan bahwa dana yang dipunya oleh daerah masih terbatas. APBD yang ada sebelumnya di tahun 2017 ini sudah dialokasikan ke sekolah-sekolah yang lain.

”Untuk SDN Jawa 5 ini kami tidak punya dana darurat dan non darurat. Mengacu kepada peristiwa kebakaran di sekolah ini, kenapa SDN Jawa 5 belum mendapatkan realisasi bantuan. Padahal SDN Jawa 5 merupakan sekolah yang mendapatkan penghargaan adiwiyata nasional dari Bapak Jokowi,” kata pria yang lahir di Banjarmasin, 1 Oktober 1969 silam ini.

Solusi yang bisa diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar untuk sementara waktu ini adalah terus berkoordinasi dengan Kemendikbud Pusat, agar dalam waktu dekat ini bantuan tersebut segera direalisasikan.

”Langkah konkret dari pusat yaitu akan menyalurkan dana bantuan rehabilitasi. Persyaratan administrasi sebenarnya sudah lengkap, dari sisi teknisnya juga sudah kami konsultasikan dan kami kirimkan (berkas-berkasnya) untuk ditelaah oleh pusat,” ungkap Sakti yang merupakan lulusan dari Universitas Gajah Mada Jurusan Teknik Mesin ini.

Jika sudah sampai ke Kemendikbud Pusat dan Dirjen Pembinaan Sekolah Dasar untuk diproses lebih lanjut, langkah selanjutnya adalah penyaluran dana bantuan ke rekening sekolah yang bersangkutan. ***

Jurnalis RM. Heru Trio Chriesna F.
Redaktur Slamet Afifudin
Berita lainnya
Komentar
Sedang memuat...