Awas, 12 Toko Obat Tak Berizin!

MARTAPURA – Sebanyak 12 toko obat dan 1 apotek di Kabupaten Banjar saat ini belum mengantongi izin alias beroperasi ilegal. Dinas Kesehatan (Dinkes) telah mengambil tindakan berupa penyampaian surat peringatan. Jika tidak digubris, akan menggandengan Badan POM untuk segera menyegel toko obat dan apotek yang membandel.

Data pada Dinkes Kabupaten Banjar, saat ini terdapat 32 toko obat dan 34 apotek beroperasi di wilayahnya. Terkait toko obat dan apotek yang beroperasi ilegal, Kepala Seksi (Kasi) Farmasi dan Alat Kesehatan pada Dinkes Kabupaten Banjar, Syahrul mengatakan, telah mengambil tindakan berupa surat peringatan.

- iklan -

Utamanya untuk apotek di Jalan A Yani, tepatnya seberang SPBU Gambut, pihaknya telah tiga kali melayangkan surat peringatan. “Jika ternyata tidak juga direspons oleh pengelola apotek, secepatnya kami akan koordinasi dengan Badan POM Banjarmasin untuk melakukan penyegelan,” tegasnya, Senin (4/9/17) Sebelum beroperasi, toko obat dan apotek terlebih dulu harus mengantongi rekomendasi izin dari Dinkes sebagai salah satu persayaratan. Tanpa rekomendasi, operasionalnya jelas ilegal.

“Untuk toko obat yang belum berizin juga sudah dilakukan teguran dan disurati. Namun yang sudah tiga kali peringatan baru Apotek Sahabat di Gambut terpaksa dihentikan sementara operasionalnya,” kata Syahrul.

Jurnalis Rudiyanto
Redaktur Slamet Afifudin
Berita lainnya
Komentar
Sedang memuat...