Latest News

CSR Amos Cozy Bantu Panti Asuhan di Depok

KALIMANTANVIEW.com - Seperti tahun sebelumnya Amos Cozy Hotel & Convention  Hall Jakarta dan Manajemen melaksanakan kegiatan Corporate Sosial Responsibility di Bulan Suci Ramadhan, kali ini bertema Berbagi Kasih Ramadhan di Panti Asuhan Al Abqo Ziyadah Tanah Baru Kampung Beji, Depok, Jawa Barat (04/07).
Chief Executive Officer (CEO) Amos Cozy Khoe Ribka mengatakan, kegiatan ini sebagai program social kepedulian Amos Cozy terhadap manusia dan berbagi kebahagiaan , karena Amos Cozy memiliki komitmen melakukan bisnis bertaggung jawab secara social dan beretika. “Dengan diadakannya program social ini menjadkan kami lebih peduli terhadap sesame yang membutuhkan,”kata Khoe Ribka.
Amos Cozy berbagi kasih dengan adik-adik Al Abqo Ziyadah untuk merapihkan seluruh bangunan yang ada di Panti tersebut dengan mengecat dinding, menambahkan penerangan dan membersihkan ruang-ruang yang ada. Sejumlah kebutuhan panti juga dipenuhi Amos Cozy mulai dari sembako, perangkat mandi seperti sabun handuk dll, selimut, karpet, sajadah, peralatan sekolah, goodie bag, hingga uang tunai untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
Selanjutnya Pimpinan Yayasan Al Abqo Ziyadah Anwar mengaku, sangat berbahagia bisa dikunjungi Manajemen Amos Cozy  pada tahun ini setelah beberapa lama menunggu. “ Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada manajemen Amos Cozy karena setelah beberapa lama menunggu pada tahun ini kami mendapatkan kesempatan berbagi kasihnya Amos Cozy,” kata Anwar.
Amos Cozy dikatakan Anwar sebagai hotel yang sukses karena telah memberikan kemanfaatan bagi orang banyak . “Semoga menjadi berkah bagi kita semua,”ucapnya.(ysf)

Ramadhan Deal Best Western Indonesia


KALIMANTANVIEW.com - Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 2014, Best Western International Area Development Office Indonesia meluncurkan paket menginap Ramadhan Deal yang berlaku di 12 hotel Best Western di Indonesia.
Program Ramadhan ini menawarkan harga paket menginap (kamar saja) mulai dari Rp399.000++ per kamar per malam. Penawaran ini berlaku untuk pemesanan melalui Best Western call center di (021) 5793 2030 atau dapat juga langsung ke hotel – hotel Best Western terdekat di kota anda, dengan periode pemesanan 1 hingga 14 Juli 2014 dan masa tinggal hingga 3 Agustus 2014.
Syarat dan ketentuan lainnya adalah sebagai berikut,   Harga kamar adalah biaya per kamar per malam maksimum 2 orang tanpa sahur/sarapan pagi, lalu Pemesanan kamar hotel tidak dapat diubah atau dibatalkan. Selanjutnya Biaya menginap total harus dibayar lebih awal dengan kartu kredit pada waktu
pemesanan. Deposit penuh tidak dapat dikembalikan walaupun pemesanan
dibatalkan atau diubah.
Dengan adanya program Ramadhan Deal ini, hotel-hotel Best Western di Indonesia turut
serta dalam menyemarakan bulan Ramadhan dan Idul Fitri, sebagai pilihan yang tepat untuk
berlibur bersama keluarga dan teman.

Khairul Saleh Bertekad Bangun Kereta Api

KALIMANTANVIEW.com - Potensi kekayaan Banua yang luar biasa menjadi lokomotif besar bagi pembangunan peningkatan infrastruktur di Kalimantan Selatan, terutama pembangunan transportasi murah, cepat dan aman  seperti penyediaan angkutan  kereta api.
                “ Melihat potensi kekayaan alam Banua Kalsel yang  luar biasa dan dalam rangka percepatan pembangunan perekonomian daerah,  kedepan Kalsel perlu pembangunan transportasi kereta api mengubungkan

antar kabupaten/kota bahkan lintas provinsi,” ucap Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh saat diminta tanggapan terkait visi pembangunan strategis sebagai kandidat kuat Calon Gubernur Kalsel 2015-2020.
                Dikatakan H Khairul Saleh, sudah saatnya Kalimantan Selatan memiliki sarana transportasi kereta api untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang mulai tinggi. Untuk merealisasikan diperlukan tekad dan kerja keras  penuh kesungguhan serta dukungan semua kalangan.
                “Insya Allah jika nantinya jika diberikan amanah   masyarakat menjadi Gubernur Kalsel pada periode mendatang, target saya dalam dua tahun akan membangun transportasi kereta api Banjarmasin– Martapura, bahkan nantinya bisa antar kabupaten sampai Trans Kalimantan,” paparnya.
                 Ketua Alumni Sarjana Teknik Unlam Banjarmasin ini  optimistis,  pembangunan transportasi  kereta api tersebut bisa diwujudkan mengingat potensi alam yang telah tersedia. Menurutnya, ketersediaan angkutan kereta api tidak hanya membantu akses cepat transportasi masyarakat,  mengurangi kepadatan lalu lintas di perkotaan,   tetapi  berdampak  multi efek bagi percepatan pembangunan perekonomian daerah di Kalimantan Selatan bahkan regional Kalimantan.
                Saat disingggung mengenai modal investasi, Khairul Saleh mengatakan bisa melalui sistem investasi pihak ketiga. Semua akan ada nota kesepahaman yang jelas, rinci dan transparan. Dan dirinya yakin investor akan berminat menginvestasikan modalnya untuk pembangunan transportasi kereta api kebutuhan sarana strategis bagi masyarakat.
                Berdasarkan catatan harian ini, sosok H Khairul Saleh adalah seorang kepala daerah yang ulet, cerdas dan memiliki semangat besar membangun daerah. Terbukti dari mimpi-mimpi besarnya memajukan Kabupaten Banjar.          Seperti berhasilnya daerah ini meraih Adipura Kencana 2014. Padahal untuk mendapatkan penghargaan nasional tertinggi di bidang kebersihan lingkungan itu, bagi sejumlah daerah memerlukan waktu lima sampai delapan kali mendapatkan Adipura setelah sebelumnya harus meraih Sertifikat Best Efort.
                Berbeda dengan Kabupaten Banjar sebagai pelopor Adipura Kencana di Bumi Kalimantan, meraih  prestasi tersebut  memerlukan waktu hanya tiga tahun setelah dua kali  meraih Adipura, di tahun 2012 dan 2013.  Mimpi besar Khairul Saleh yang kedua yang berhasil diwujudkan adalah  keberhasilan meraih Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di bidang pengelolaah daerah dari BPK RI Perwakilan Kalsel untuk tahun anggaran 2013.
                “Semua tidak ada  yang mustahil untuk bisa diwujudkan sepanjang didasari  ikhtiar dan tekad kuat serta dukungan seluruh  masyarakat, Insya Allah semua bisa kita kerjakan dan terwujud apa yang dicita-citakan,” ucap Khairul Saleh.(s4g4)

Peluncuran Kembali Dapuraya 2 PasarRaya

KALIMANTANVIEW.com - Salah satu pusat jajanan lezat khas Nusantara Dapuraya di lantai LG Pasaraya Blok M, Jakarta, dipadati pengunjung saat berbuka, Dapuraya menghadirkan berbagai makanan dan minuman populer dari ujung Sumatera hingga ujung Papua, Dapuraya juga menyajikan aneka kuliner dari negara – negara Asia dan Eropa dalam suasana ‘tempo doeloe’.
Manager Publik Relation Pasar Raya Ridha Radin mengatakan, Dapuraya2  ini dibuat setelah sukses dengan Dapuraya1  yang dibuka pada  2012 dengan 50 pedagang makanan yang didominasi oleh menu-menu nusantara pilihan. “Maka pada pertengahan tahun 2013 dikembangkan areanya dengan dibukanya Dapuraya 2,” kata Ridha (Sabtu, 05/07).
Dia memaparkan, Dapuraya mempunyai misi bagaimana menjadikan kuliner Indonesia lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, dengan demikian pada Dapuraya2 ada total 100 lebih pedagang yang tergabung dengan jumlah kursi lebih dari 1000 pengunjung. Kapasitas yang besar ini tentu sangat ditunggu untuk para penggemar kuliner. Makanya tidak heran kalau Dapuraya menjadi tempat pilihan berbuka puasa setiap tahunnya bagi masyarakat Indonesia dengan berbagai sajian lezatnya.
 Sementara pemilik Dapuraya Medina Latief Harjani menjelaskan,  untuk makin menambah kecintaan kita terhadap sajian kuliner nusantara dan  kenangan manis menikmati sajian bersama orang-orang yang kita cintai, Dapuraya menyuguhkan “Dapuraya Bercerita” sebuah inisiatif storytelling , dimana pengunjung bisa mendapat kisah lebih dalam mengenai makanan dan para legenda kuliner yang menyajikan makanannya.
“Seperti kisah Sate Padang Ajo Ramon, Sate Kambing Hadori Bandung, Sop Kaki Dudung Roxy, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Empal Gentong Plered Cirebon, Gado-gado Cemara dan masih banyak lagi,” ujar Medina anak dari mantan menteri Abdul Latief.
Pasaraya, sebagai The Pride of Indonesia, terus berinovasi dengan selalu berupaya menghadirkan galeri baru dan menarik. Berbagai area baru seperti Aruba Bar & Restaurant dan Pinisi Edutainment Park menjadi kenyamanan baru bagi pengunjung Pasaraya. Selain itu adalah Dapuraya, area pusat makanan lezat cita rasa Nusantara. Melalui sajian lezatnya, Dapuraya akan menjadi destinasi favorit bagi pecinta kuliner. Pengunjung setia Dapuraya akan dimanjakan dengan banyak acara dan promosi menarik agar santap makan Anda di Dapuraya semakin berkesan. 

Kaltim - Meningkatkan angka kunjungan wisatawan

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sedang menyalakan brong pada perhelatan Budaya Erau di Tenggarong Kutai Kartanegara. Wisata budaya merupakan salah satu unggulan kepariwisataan Kaltim.
KALIMANTANVIEW.com - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengungkapkan Pemprov Kaltim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus berupaya untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Kaltim.  Pada 2014, pemprov telah mencanangkan Visit Kaltim 2014 yang diselaraskan secara menyeluruh dengan Visi Kaltim Maju 2018.
“Kita ketahui, arah pembangunan Kaltim kedepan yaitu mengembangkan sektor kepariwisataan sebagai salah satu sumber daya alam terbarukan dan akan menjadi lokomotif perekonomian bersama dengan sektor pertanian dalam arti luas dan industri manufaktur,” ungkap Awang Faroek, pekan lalu.
Awang Faroek menjelaskan Kaltim merupakan salah satu daerah tujuan wisata (DTW) dengan potensi wisata yang masih alami (natural), baik alam maupun seni dan budaya yang aktraktif dan beragam serta didukung dengan tingkat keamanan daerah yang cukup kondusif. Kondisi yang demikian tentunya berdampak positif terhadap para wisatawan untuk berkunjung ke Kaltim.
“Masing-masing kabupaten/kota di Kaltim memiliki objek wisata unggulan yang menjadi ciri khas, bahkan sudah dikenal secara nasional maupun internasional. Namun, promosi harus terus kita lakukan dengan cara mengikuti pameran-pameran skala nasional ataupun internasional, guna menarik minat wisatawan,” jelasnya.
Adapun beberapa objek wisata yang ada di Kaltim, diantaranya, di Samarinda sebagai ibukota Kaltim terdapat Kampung Tenun di Samarinda Seberang Desa Budaya Pampang, Kebun Raya Unmul dan Masjid Islamic Center yang merupakan salah satu masjid terbesar di Indonesia.
Pada kabupaten/kota lainnya di Kaltim juga tidak kalah menariknya untuk dikunjungi. Di Kabupaten Kutai Kartanegara, terdapat Museum Mulawarman yang mengoleksi banyak peninggalan sejarah Kerajaan Kutai yang juga merupakan Kerjaan Hindu tertua di Indonesia yang berdiri pada Abad ke-4 Masehi, peninggalan Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura.
Kemudian, Bukit Bengkirai Samboja yang juga terdapat canovy bridge (jembatan gantung di atas pohon), pusat pelepasliaran Orangutan di Borneo Orangutan Survival Samboja (BOSS), pantai Tanjung Harapan, danau Jempang dan danau Semayang sebagai habitat Pesut Mahakam yang sudah hampir punah.
Selanjutnya, di Kabupaten Berau yang memiliki kawasan wisata bahari, yakni Kepulauan Derawan (Derawan, Sangalaki, Maratua dan Kakaban) yang menawarkan keindahan panorama bawah laut. Disamping juga memiliki wisata sejarah berupa museum peninggalan Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung.
Sementara itu even-even kepariwisataan dan pergelaran Seni Budaya Kaltim, juga telah dikenal masyarakat bahkan dikunjungi oleh para tamu seperti pelaksanaan Pesta Adat Erau di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Festival Birau di Berau, Festival Mahakam di Samarinda.
Lalu, Festival Dahau atau Ehau Sentawar di Kutai Barat, Bontang City Carnival, Festival Seni Budaya Balikpapan dan Festival Kemilau Seni Budaya Benua Etam yang diselenggarakan Disbudpar Kaltim.
Awang Faroek menambahkan industri pariwisata di Kaltim selama ini sudah berkembang dengan baik karena didukung oleh sarana dan prasarana penunjang, seperti jalan dan transportasi, penyediaan cinderamata, perhotelan, rumah makan, restoran dan lainnya. Ditambah dengan banyaknya even-even seni dan budaya yang menarik di kabupaten/kota.
“Kuantitas dan kualitas sarana penunjang industri pariwisata di Kaltim harus terus kita tingkatkan. Sehingga menimbulkan kesan baik bagi wisatawan yang datang ke Kaltim dan sekembalinya ke daerah asal, ia akan bercerita tentang Kaltim kepada sanak saudara, keluarga dan teman,” tambahnya. 


Bupati Banjar Narasumber Kehormatan Lemhannas

KALIMANTANVIEW.com - Kendati bukan seorang berlatar pendidikan sarjana ilmu politik atau sarjana hukum  namun kemampuan Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh dalam menganalisis masalah pemerintahan, politik internasional dan masalah ketahanan nasional patut kita acungi jempol.

            Terbukti saat  Ketua Alumni Fakultas Teknik Unlam ini salah nara sumber kehormatan dalam sebuah diskusi terbuka Bertema Masalah Ketahanan Nasional,  diselenggarakan Lemhannas RI bekerja sama dengan TVRI Kalsel,  Selasa (1/7), H Khairul Saleh menguraikan secara detil tentang pilar kunci memperkokoh ketahanan nasional melalui misi penguatan budaya lokal.

            “Pelestarian  budaya lokal dengan melibatkan peran tokoh agama, masyarakat,  tuan guru dan pemuda menjadi salah satu aset strategis  bangsa dalam memperkokoh ketahanan nasional dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” paparnya. 

            Sebagai satu satunya kepala daerah tingkat kabupaten/kota yang diberikan kepercayaan dalam memberikan pemikiran dan inspirasi bagi kekokohan ketahanan nasional, Khairul Saleh menekankan penting penguatan budaya lokal melalui kegiatan-kegiatan budaya  lokal.

            Menurutnya, penguatan budaya lokal menjadi penting karena budaya masyarakat lokal tidak hanya sebagai simbol identitas sebuah negara atau bangsa tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat.

            Dalam diskusi terbuka menghadirkan narasumber utama lain,   Gubernur Lemhanas Prof Dr Ir Budi Susilo Soepandji DEA, Gubernur Kalsel Drs H Rudy Ariffin MM, Rektor Unlam Prof Ir HM Ruslan MS diwakili Pembantu Rektor I Prof H Hadin Muhjad, SH MH serta Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ekonomi Lemhannas Prof Dr Miyasto SU,  Khairul Saleh mengatakan penguatan budaya lokal tidak hanya memperkuat ketahanan nasional tetapi juga meneggakkan NKRI.

            “Seluruh elemen masyarakat,  pemerintah, swasta dan lembaga swadya masyarakat, kelompok profesi  perlu mendorong dan menginisiasi penguatan budaya lokal baik melalui even –even pemerintahan maupun lembaga-lembaga adat,” ujarnya.

            Pemikiran senada diutarakan Gubernur Lemhannas Budi Susilo Soepandji, menurutnya  untuk memperkokoh ketahanan nasional menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Semua harus sinergi dan bekerja sama.

            Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin mengatakan keberadaan forum-forum dari berbagai elemen masyarakat baik terkait masalah keagamaan, sosial budaya dan bidang lainnya turut memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan nasional.  (s4g4)

Rencana Umum Tata Ruang KAL - BAR

Gubernur Kalimantan Barat Drs.Cornelis,MH mengatakan sebagai operasional

Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum sejak Tahun Anggaran 2012, telah menyusun Rencana Tata Ruang Strategis Provinsi, guna mewujudkan pemanfaaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang kawasan yang produktif, seimbang, terpadu, berkelanjutan, dan memiliki kepastian hukum, penyusunan rencana tata ruang untuk kawasan strategis Provinsi tersebut telah ditetapkan dengan peraturan daerah provinsi, untuk itu, “pada tahun 2013, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat telah menyusun Rencana Tata Ruang Kawasan Industri Tayan dan Kaasan Pelabuhan Utama Sungai Kunyit Kabupaten Pontianak, sedangkan untuk tahun 2013 Kawasan Strategis Provinsi yang menjadi prioritas untuk penyusunan Rencana Tata Ruangnya adalah Kawasan Insdustri Mandor dan Kawasan Metropolitan Pontianak, “Jelas Cornelis.

Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dari ketiga proses tersebut, perencanaan tata ruang menjadi tahapan yang penting karena dengan berdasarkan rencana tata ruang maka tahapan-tahapan selanjutnya dapat diselenggarakan secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan. Perencanaan tata ruang juga menjadi penting karena pada tahapan inilah disusun kesepakatan lintas wilayah dan lintas sektor maupun lintas pemerintah, swasta, dan masyarakat. Selanjutnya, Dokumen Rencana Tata Ruang yang merupakan kesepakatan seluruh stakeholders tersebut dikuatkan secara formal sebagai produk hukum yang mengikat seluruh pemangku kepentingan dalam bentuk peraturan daerah yang ditetapkan oleh lembaga eksekutif bersama legislatif di daerah. Penyusunan Revisi RTRW Provinsi dan Kabupaten/Kota beserta legalisasinya merupakan bagian dari kegiatan penyelenggaraan penataan ruang yang kini menjadi sebagian tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (sebelumnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999) dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota, dimana pemerintah daerah mempunyai kewenangan yang lebih luas dalam mengatur dan mengelolah wilayahnya termasuk menyelenggarakan penataan ruang wilayahnya, “imbuh Cornelis/

Rapat pembahasan perubahan Revisi RTRW Prov Kalbar juga dihadiri Gubernur yang didampingi Bupati/Walikota seKalbar

Hasil Rapat dengar pendapat telah diseapakati antara Pemerintah Kalbar dengan Komisi IV DPR RI diantaranya 1.Komisi IV DPR RI menerima Penjelasan Gubernur Kalbar berkaiatan dengan usulan perubahan peruntukan Kawasan Hutan dalam Revisi RTRW Kalbar yag termasuk dalam kreteria perubahan kawasan Hutan yang berdampak penting dan cakupan luas serta bernlai strategis (DPCLS), 2.Komisi IV DPR RI akan melakukan pendalaman atas usulan perubahan peruntukan kawasan hutan dalam Revisi RTRW Kalbar, 3. Komisi IV DPR RI akan melakukan fungsi pengawasan atas SK Menhut No.936/Menhut-II/2013 TGL 20 Desember 2013 tentang persetujuan atas usulan perubahan peruntukan kawasan dalam Revisi RTRW Kalbar di luar kawasan Hutan yang masuk dalam DPCLS.
Rencana Umum Tata Ruang, salah satunya adalah Rencana Rinci Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi ( RTR KSP) dari tindak lanjut rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalbar yang di Perdakan nantinya menjadi bentuk legalitas RTR KSP dengan Peraturan Daerah .Berkaitan dengan hal tersebut diatas, Rencana Tata Rauang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan 17 Kawasan Strategis Provinsi yang penataannya wlayaynya diprioritaskan, kerena mempunyai pengaruh sangat penting dalam lingkup Provinsi terhadap pertumbuhan ekonomi, pendayagunaan sumber daya alam atau teknologi tinggi, serta fungsi dan daya dukung lingkup hidup,” dikatakan Gubernur Kalbar Drs.Cornelis,MH ketika rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI, di Gedung Senayan Jakata, Senin ( 30/6).
 
Redaksi | Policy | Daftar Harga Iklan | RSS | Contact Us
Copyright © 2014. Kalimantan View All Rights Reserved
Template by MasTemplate
Developed by IndonesianStudyMagz